iKnowledge | Quran - Loading...
- Saving...
96. Al-Alaq - The Clot (سورة العلق) - Revealed in Makkah
Indonesian: Bahasa
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Indonesian: Bahasa
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
Indonesian: Bahasa
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
Indonesian: Bahasa
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
Indonesian: Bahasa
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Indonesian: Bahasa
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَى
Indonesian: Bahasa
karena dia melihat dirinya serba cukup.
أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى
Indonesian: Bahasa
Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).
إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى
Indonesian: Bahasa
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى
Indonesian: Bahasa
seorang hamba ketika mengerjakan shalat,
عَبْدًا إِذَا صَلَّى
Indonesian: Bahasa
bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ عَلَى الْهُدَى
Indonesian: Bahasa
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى
Indonesian: Bahasa
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
أَرَأَيْتَ إِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّى
Indonesian: Bahasa
Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى
Indonesian: Bahasa
Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
كَلَّا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ
Indonesian: Bahasa
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
Indonesian: Bahasa
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ
Indonesian: Bahasa
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ
Indonesian: Bahasa
sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).
كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ